Mikroprosesor sebagai suatu sistim arsitekturnya dapat digambarkan
seperti gambar berikut. Masing-masing komponen dari sistim dihubungkan
satu sama lain melalui tiga saluran bus.
Pengembangan sistim mikroprosesor membutuhkan adanya dua perangkat
pembentuk sistim mikroprosesor yaitu perangkat keras dan perangkat
lunak. Sebagai suatu sistim perangkat keras dan perangkat lunak
sama-sama pentingnya. Dalam perencanaan dan pengembangan sistim kedua
perangkat ini harus dirancang dan dikembangkan secara bersama-sama.
Perancangan perangkat keras terdiri dari perencanaan penggunaan bus data
dan perencanaan penggunaan sistim bus alamat. Untuk perancangan
penggunaan sistim bus data sangat mudah karena semua jalur bus data
mikroprosesor dapat dihubungkan langsung dengan bus data memori dan bus
data I/O jika semua komponen pembangun sistim mempunyai luasan bus data
yang sama. Yang harus diperhatikan adalah jumlah memori dan jumlah I/O
yang diinstalasikan jangan sampai melebihi kemampuan Fan Out (jumlah
gerbang yang dapat ditangani) dari data bus Mikroprosesor yang
digunakan. Jika melebihi maka harus dikuatkan menggunakan buffer.
Pengawatan rancangan sistim bus alamat dan bus kendali sedikit lebih
sukar. Kendati demikian pemahaman akan fungsi bus secara keseluruhan
akan membantu mudahnya perakitan mikroprosesor. Untuk mempermudah Untuk
mempermudah pengawatan bus alamat dan bus kendali diperlukan beberapa
langkah yaitu: 1. Pembuatan Peta Memori 2. Pembuatan Peta I/O 3. Daftar
Memori 4. Daftar Port I/O 5. Dekoder Alamat
- Pembuatan peta memori
Peta memori adalah suatu peta yang menunjukkan lokasi alamat suatu unit
memori. Peta ini sangat penting artinya bagi CPU dalam mengenali
lokasi-Iokasi suatu unit memori. •
Dirancang sistem minimum yang menggunakan 2 RAM dan 1 ROM yaitu RAM6116
(2KB) dan RAM 6264 (8 KB) dan ROM 27128 (16KB) • Untuk dapat mengakses
address dari RAM-0 6116 (2KB) menggunakan pin A0 sampai dengan pin A10 •
Untuk RAM-1 6264 (8 KB) menggunakan pin A0 s/d A12 • Untuk ROM27128
(16KB) menggunakan pin A0 s/d A13.
Peta
memori menunjukkan : a. Bagian dari memori yang dapat digunakan untuk
program b. Bagian memori Read Only c. Bagian memori Read Write d.
Program pengendalian sistim e. Tempat dimana memori diinstalasi f.
Daftar alamat piranti memori g. Daerah memori yang masih kosong (jika
ada). Pemetaan
memori menunjukkan rancangan penempatan memori RWM dan ROM sesuai dengan
alamat yang dikehendaki. Satu chip merupakan satu blok memori. Satu
blok satu chip memori menempati lokasi alamat berurutan. Khusus untuk
ROM program monitor harus diletakkan pada alamat sesuai dengan arah
vector reset dari CPU.
Kapasitas sebuah chip memori ditentukan oleh jumlah bit addres bus.
Kapasistas sebuah chip memori berdasarkan jumlah addres bus adalah
sebagai berikut:
Luasan
daerah alamat suatu memori menentukan kapasitas memorinya. EPROM2532
berada pada alamat 0000h – 0FFFh memiliki kapasitas 4 Kbyte. Kapasitas
ini dicari dengan mengurangkan bit alamat akhir terhadap bit alamat
awal. Kemudian dihitung jumlah bit (n) yang menunjukkan angka biner 1.
Kapasitas memori suatu memori sama dengan dua pangkat n.
Pada
gambar terlihat disebelah kiri peta ada angka-angka yang menunjukkan
alamat memori. EPROM2532 berada pada alamat 0000h -0FFFh. RAM 6116
berada pada alamat 1800h - 1FFFh. EPROM 2732 berada pada alamat 2000h -
2FFFh.
- Pembuatan peta input output
Peta I/O menunjukkan jumlah, jenis I/O, dan alamat I/O yang
diinstalasikan dalam sebuah sistim mikroprosesor. Peta I/O sangat
membantu dalam pengembangan program khususnya dalam membangun proses dan
akses I/O.
Dirancang sistem minimum yang menggunakan 4 komponen I-O yaitu PPI-0
8255 dan PPI-1 8255, PIT 8253 serta PIC 8259. Untuk PPI 8255
masing-masing membutuhkan 4 kombinasi address (A1 A0 yaitu 0 s/d 3
Byte), PIT 8253 membutuhkan 4 kombinasi address yaitu A1A0 serta PIC
8259 membutuhkan 2 kombinasi address yaitu A0.
- Pemilihan chip komponen
Masing-masing komponen pada sistim mikroprosesor biasanya dilengkapi
minimal dengan satu pin untuk pemilihan chip. Pin ini biasanya disebut
chip select (CS) atau juga dikenal dengan chip enable (CE). CS (tanpa
tanda slash ) artinya sebuah chip akan aktif jika pin itu berlogika
tinggi (1). Sedangkan CS (dengan tanda slash) menunjukkan sebuah chip
akan berkeadaan aktif apabila pada pin CS diberi keadaan logika rendah
(0).
- Pembufferan bus
Tiap masukan sebuah alat merupakan beban pada keluaran yang
menggerakkannya. Sebagian besar komponen menggerakkan mulai dari satu
sampai dua puluh komponen lainnya. Setiap komponen harus diperiksa
karakteristik penggerakan serta pembebanan masukan keluarannya. Bus
mikroprosesor harus berhubungan dengan setiap chip masukan keluaran
peripheral dan memori sistim. Semua mikroprosesor MOS kurang kemampuan
penggerakkan keluarannya yang diperlukan dalam sistim besar. Karena itu
dipakai buffer atau penggerak untuk menaikkan daya penggerakan bus. Ada
pengirim bus untuk menggerakkan bus dan ada penerima bus untuk menerima
bus dan menggerakkan rnikroprosesor.
Pada
gambar pembufferan saluran alamat dan saluran pengendali diatas,
melukiskan penggunaan pengirim untuk pembufferan bus pengendali dan bus
alamat. Saluran-saluran pada bus pengendali bersifat satu arah.
Pada
gambar diatas ditunjukkan cara pembufferan bus data. Data harus lewat
pada dua arah, jadi dipakai baik sebagai pengirim maupun sebagai
penerima.
- Menghubungkan memori input dan output
Sebagai bagian dari suatu sistim mikroprosesor, memori dan I/O merupakan
komponen pokok. Perakitan memori dan I/O mengacu pada rancangan sistim
berupa pengembangan peta memori dan peta I/O. Dirancang sistem minimum
yangmenggunakan 2 RAM dan 1 ROMyaitu RAM 6116 (2KB) dan RAM 6264 (8 KB)
dan ROM 27128 (16KB) serta 4 komponen I-O yaitu PPI-0 8255 dan PPI-1
8255, PIT 8253 serta PIC 8259 •Untuk dapat mengakses addressmemori dari
RAM-0 6116 (2KB) menggunakan pin A0 sampai dengan pin A10 • RAM-1 6264
(8 KB) menggunakan pin A0 s/d A12 • untuk ROM27128 (16KB) menggunakan
pin A0 s/d A13. • untuk mengakses address I-O dari PPI-0 8255 (4 B),
PPI-1 8255 (4 B), PIT 8253 (4 B) menggunakan pin A1A0 dan PIC 8259 (2 B)
menggunakan pin A0
Dalam
membedakan alamat dari 3 komponen memori dan 4 komponen I-O tersebut
dapat menggunakan address A14 s/d A19. • Untuk RAM-0 semua berlogika 0
(A14 s/d A19), • RAM-1 hanya A17 yang berlogika 1 dan selain itu
berlogika 0 (A14 s/d A19), • ROM semua berlogika 1 (A14 s/d A19), •
PPI-0 hanya A16 yang berlogika 1 dan selain itu berlogika 0 (A14 s/d
A19), • PPI-1 hanya A17A16 yang berlogika 1 dan selain itu berlogika 0
(A14 s/d A19), • PIT hanya A18 yang berlogika 1 dan selain itu berlogika
0 (A14 s/d A19), • PIC hanya A18A16 yang berlogika 1 dan selain itu
berlogika 0 (A14 s/d A19).









Tidak ada komentar:
Posting Komentar